Anggota arisan ‘Mama Gaul’ di Banyuwangi melapor ke polisi. Mereka mengaku tertipu investasi bodong yang dilakukan YR, warga Perum GGM, Kelurahan Klatak, Banyuwangi. Bagaimana ceritanya?
Salah satu member arisan, Dorita, menjelaskan YR mengiming-imingi beberapa orang untuk merekrut ibu-ibu menjadi member arisan ‘Mama Gaul’. Arisan ini terhubung melalui jaringan BBM setahun lalu. Kegiatan ini berlangsung normal.
“Dia (YR) menawarkan investasi kilat. Rp 5 juta kembali Rp 6,5 juta dalam tempo 14 hari. Bahkan anggota arisan mendapatkan bonus liburan ke Bali,” kata Dorita yang berasal dari Sobo, Kecamatan Banyuwangi ini, Sabtu (8/7/2017).
“Ada juga promo investasi happy dengan modal Rp 3 juta selama lima hari uang modal kembali menjadi Rp 4,5 juta plus hadiah cincin emas satu gram. Saya ikut banyak. Tapi tidak ada yang cair,” tambahnya.
Dorita mengaku mengalami kerugian Rp 20 juta. Dia mengaku tergiur lantaran hadiah dan bonus menggiurkan. Namun sejak Mei, investasi tersebut macet. YR dan suami menghilang dari rumah.
Dorita mengaku tak sendiri melaporkan penipuan investasi bodong tersebut. Bersama enam rekannya yang juga tergabung dalam arisan Mama Gaul yakni Zemy, Ayu, Melani, Ane, Farida, dan Fenny, dia mendatangi Polres Banyuwangi untuk membawa kasus investasi bodong itu ke ranah hukum, Kamis (6/7).



