“Selama tahun ini saya memikirkan banyak cara untuk menambah kekayaan, namun hasilnya nol besar. Semua terjadi berlawanan dengan yang saya harapkan. Apakah saya masih bisa menikmati hidup?” Salah seorang teman menceritakan semua kegagalan yang dia alami selama tahun ini.
Apakah seseorang masih bisa menjadi puas dan bergembira ketika mengalami banyak kegagalan di dalam hidup mereka? Ada paling tidak tiga syarat yang harus kita miliki supaya kita bisa menikmati apa yang ada pada hidup kita.
1. Kebutuhan kita harus tercukupi.
Menikmati hidup juga menyangkut aspek yang nyata yang memerlukan uang. Jadi bukan hanya sekedar perasaan saja. Jika kebutuhan seseorang tidak terpenuhi, tidak mungkin dia bisa akan menikmati apa yang dimiliki. Tidak memiliki uang untuk membeli makanan tidak bisa digantikan dengan aspek psikologis merasa kenyang. Oleh karena itu, uang tetap dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan (bukan keinginan) kita.
2. Satu burung di tangan lebih baik dari sepuluh burung di udara.
Kita harus menyadari bahwa apa yang kita miliki sekarang lebih baik dari banyak hal yang menurut kita lebih baik tetapi belum kita miliki. Menyandarkan rasa puas/sukacita berdasar pada apa yang belum kita miliki akan membuat hidup kita tidak akan pernah merasa bersukacita. Manakah yang lebih baik: memiliki yang kita cintai atau mencintai yang kita miliki? Tentu saja kita tidak akan pernah bisa memiliki semua yang kita cintai, tetapi yang pasti bisa kita lakukan adalah mencintai apa yang sudah kita miliki saat ini.
3. Mengalahkan pandangan “rumput tetangga senantiasa terlihat lebih hijau”
Walaupun kebutuhan fisik terpenuhi, kita bisa saja tetap merasa kurang karena kita “merasa” apa yang kita miliki tidak banyak berarti jika dibandingkan orang lain. Perasaan ini akan membuat kita tidak pernah bisa puas walaupun kita sudah memiliki segalanya karena ada senantiasa orang yang memiliki sesuatu yang “lebih” dari yang kita miliki.
Dengan memiliki tiga syarat ini, kita akan bisa menikmati hidup kita. Selamat mencoba!



