Banyak orang menjadi bingung tentang keamanan dari Arisan. Mereka menjadi bingung karena belum mengerti dengan jelas apa yang dimaksud dengan Arisan serta keuntungan dan kerugiannya.
Arti Arisan
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, arisan diartikan sebagai kegiatan mengumpulkan uang atau barang yang bernilai sama oleh beberapa orang kemudian diundi di antara mereka untuk menentukan siapa yang memperolehnya, undian dilaksanakan dalam sebuah pertemuan secara berkala sampai semua anggota memperolehnya.
Sekarang ini, memang orang yang mengumpulkan uang tersebut tidak harus bertemu karena bisa dilakukan lewat transfer, tetapi tetap ada uang yang masuk ke seseorang. Orang yang mengumpulkan uang ini biasanya disebut Bandar.
Tiga Jenis Arisan
Secara umum, di dalam arisan ada dua hal utama yaitu cara uang terkumpul dan cara membagi uang yang sudah terkumpul. Dari sini ada paling tidak tiga jenis arisan.
1. Arisan Konvensional
Pada arisan jenis ini, masing-masing anggotanya mengumpulkan uang dengan jumlah yang sama dan menentukan pemenangnya lewat undian.
2. Arisan call
Pada arisan jenis ini pemenang ditentukan dalam satu periode berdasar peserta yang rela paling banyak dipotong. Anggota yang belum pernah menang hanya akan membayar uang bulanan yang sudah disepakati dipotong dengan jumlah yang rela dipotong. Seedangkan yang pernah menang tidak akan mendapatkan potongan.
3. Arisan menurun
Pada arisan jenis ini pemenangnya ditentukan lewat undian. Para pemenangnya tidak perlu lagi membayar iuran bulanan.
Banyak orang ikut arisan biasanya memilih arisan yang kedua yaitu arisan call atau sistem lelang. Alasannya, supaya mereka bisa mendapat pinjaman tanpa melalui bank. Jumlah yang rela dipotong dianggap sebagai bunga. Ini jauh lebih mudah daripada melalui proses yang panjang jika melalui Bank.
Apakah Aman?
Apakah meminjam uang dengan cara seperti ini bisa dianggap aman? Tentu saja tidak. Ada banyak sekali resikonya. Jika kita sebagai Bandar, kita bisa dikategorikan sebagai penanggung hutang karena jika ada anggota yang sudah menjadi pemenang (sudah mendapatkan uang) tidak mampu/tidak mau membayar maka kita yang harus bertanggung jawab. Jika sampai kita tidak bertanggung jawab maka nama kita akan menjadi rusak. Resiko ini juga dimiliki oleh kedua jenis arisan lainnya
Jika kita menjadi anggota, maka resiko yang terutama adalah Bandar arisan tersebut melarikan diri membawa kabur uang kita. Contoh kejadian seperti ini banyak ditulis di Internet. Resiko yang lainnya adalah ketika nilai potongan saat lelang menjadi sangat tinggi bahkan ada yang sampai 70%. Ini akan membuat anggota yang lain juga akan berani menawar harga tinggi karena ingin menerima uangnya. Lebih baik terima sedikit daripada tidak terima sama sekali. Akhirnya, banyak anggota yang akan mengalami kerugian. Ini menunjukkan bahwa arisan jenis ini sangat berbahaya.
Kesimpulan
Dari uraian di atas beberapa kesimpulan yang bisa dihasilkan:
1. Arisan bukan cara yang baik untuk menyimpan dana.
Arisan memiliki resiko yang sangat besar karena tidak adanya kepastian hukum apabila terjadi masalah. Jangan menabung uang kita di arisan.
2. Jadikan arisan hanya sebagai tempat untuk bersosialisasi.
Kalau tujuan utama kita adalah sosialisasi, kita akan lebih siap mental untuk menghadapi risiko-risiko kerugian yang lainnya. Kita harus memastikan keadaan peserta lainnya. Kita akan aman jika semuanya punya tujuan untuk sosialisasi.
3. Jika ikut arisan uang, kita harus pilih yang jumlahnya kita anggap “kecil”.
Kita yang harus memastikan jumlah itu besar atau kecil. Jadi bukan ukuran masyarakat umum ataupun ukuran rekan pergaulan kita. Dengan demikian kita anggap uang hanyalah unsur pelengkap saja. Ingat kita tidak mencari pinjaman ataupun untung dari arisan.
4. Sebisa mungkin, jangan ikut arisan yang menariknya dengan sistem lelang.
5. Jangan ikut arisan berantai yang menawarkan hadiah tanpa harus melakukan apa-apa kecuali merekrut anggota baru.
Ini adalah skema Ponzi. Iuran anggota baru akan digunakan untuk membayar anggota lama, hadiah untuk kita akan diambil dari anggota baru sesudah kita dan begitu seterusnya.
Dengan artikel ini, semoga kita lebih bijak di dalam memutuskan untuk ikut Arisan atau tidak.




[…] Arisan nggak cuma uang, tapi bisa juga barang via uangpedia.com […]