Korban kasus investasi emas East Cape Mining Corporation (ECMC) di Kediri menyisakan banyak kisah pilu bagi para korbannya. Akibatnya, ada korban yang jatuh miskin dan sakit-sakitan.
“Kalau ingat ECMC tubuh saya langsung drop. Ada ratusan juta uang saya sampai sekarang belum balik,” ungkap Jh, warga Mojoroto, Kota Kediri salah satu korban kepada Surya Online (grup Tribunnews.com), Sabtu (2/3/2013).
Diungkapkan Jh, uang ratusan juta miliknya yang diinvestasikan dari hasil menjual rumah dan mobil. “Dulu saya berharap dapat keuntungan tapi yang saya peroleh malah buntung,” tuturnya.
Selain malu karena menjadi korban penipuan, dia juga menanggung kerugian lahir batin. “Saya kan pensiunan, sementara anak juga masih butuh biaya kuliah,” tambahnya.
Untuk itu Jh sangat berharap uangnya segera dikembalikan. Masalahnya sejak menginvestasikan dananya senilai Rp 150 juta, dia baru dua kali mendapatkan bagi hasil.
Sementara An, korban lainnya mengaku pasrah dengan kasus yang menimpanya. “Jangan harap uang kita kembali karena uangnya sudah dibawa kabur keluar negeri,” tandasnya.
An hanya berharap pelaku yang menjadi otak investasi ECMC mendapat balasan yang setimpal. “Mereka dapat lolos dari hukuman duniawi, tapi tidak akan lolos dari hukuman Tuhan. Karena membuat susah orang, pasti anak keturunannya bakal susah,” tuturnya.




