Ratusan nasabah Investasi PT Gradasi Anak Negeri mendatangi rumah salah satu pengurus perusahaan di Jalan Duta Raya, Perumahan Taman Cibodas, Blok H-1 No. 9 Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Selasa (05/6/2012) malam.
Kedatangan ratusan nasabah itu untuk menanyakan pembayaran bonus yang saat itu dibayar dengan cek kosong oleh perusahaan PT Gradasi Anak Negeri.
Namun rumah Sasongko, sudah dalam keadaan kosong, bahkan sudah diberi garis polisi. Sasongko sudah lama melarikan diri dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya. Tak hanya itu, ratusan investor MLM itu kemudian merangsek masuk ke dalam rumah dengan cara menjebol pagar dan pintu rumah.
Mereka juga mengeluarkan 4 brangkas dari rumah. Dengan menggunakan lingkis, mereka membongkar brangkas berukuran 8×4 meter tersebut. Namun para investor itu kecewa karena brangkas tersebut kosong. Hingga Rabu (06/5) dinihari, massa akhirnya membubarkan diri.
Menurut Basri, 40, investor mengatakan, kedatangan ratusan investor PT Gradasi Anak Negeri ke rumah Sasongko itu bermaksud untuk meminta pertanggungjawaban atas pembayaran bonus. Pasalnya uang bonus yang dibayar dengan cek dan dicairkan pada 22 April lalu itu ternyata berupa cek kosong.
PT Gradasi Anak Negeri ini mencari a investornya untuk berinvestasi. Dengan meyetorkan uang minimal Rp5 juta, nasabah itu dijanjikan mendapat uang bonus Rp 1 juta perminggu. Namun perusahaan ternyata memberikan pembayaran bonus dengan cek kosong.
“Disini ada yang berinvestasi hingga puluhan juta. Investornya pun sudah banyak, karena PT Gradasi Anak Negeri ini membuka usahanya hingga Jabotabek,” ungkapnya menambahkan para investor itu akan mendatangi Polda Metro Jaya.
Sumber : http://poskotanews.com/2012/06/06/ratusan-nasabah-ngamuk-di-rumah-bos-pt-gradasi-anak-negeri/




