Mengaku Korban MeMiles, Adjie Notonegoro Ikhlaskan Top Up Rp 150 Juta

Mengaku Korban MeMiles, Adjie Notonegoro Ikhlaskan Top Up Rp 150 Juta

380
0
SHARE

Liputan6.com, Surabaya – Desainer Adjie Notonegoro mengaku menjadi korban kasus dugaan investasi bodong aplikasi MeMiles. Dia juga akan mengiklaskan top up Rp 150 juta.

Kuasa hukum Adjie Notonegoro, Robert Sumangunsong mengatakan, kliennya diajak teman-teman untuk bergabung.  “Jadi sebenarnya mas Adjie ini korban juga. Top up Rp 150 juta di PT Kam and Kam, sudah tiga bulan. Dijanjikan ada hadiah-hadiah berupa emas ataupun mobil. Belum ada hadiah yang didapat sama sekali. Beliau ini member tapi enggak aktif,” kata dia, Rabu (22/1/2020).

Ditanya siapa yang awalnya mengajak Adjie bergabung dengan MeMiles, Robert menuturkan, ada dari salah satu teman kliennya. “Ada bu Leni temannya dia, sudah diminta penyidik juga nama-namanya. Bukan dari kalangan artis, saya malah enggak tahu ada banyak artis terlibat ini,” ucapnya.

Robert menuturkan, kliennya tidak mengerti apa-apa sama sekali mengenai MeMiles ini dan Adjie juga tidak melaporkan masalah ini. “Tapi dia jadi korban juga dengan ditutupnya Kam and Kam ini, dia kehilangan duit. Entah uangnya kembali lagi setelah pengadilan, kita enggak ngerti lah,” ujarnya.

“Beliau tidak mengerti, jadi melalui perantara orang. Dia transfer jadi member yang ditransfer itu yang mengurusi,” ia menambahkan.

Sementara itu, Adjie Notonegoro mengaku mengikhlaskan top up Rp 150 juta, kalau uang tersebut tidak dikembalikan. “Ikhlaskan saja kalau dikembaliin ya saya terima. Saya member tapi saya enggak mengerti caranya bagaimana. Enggak pernah ikut acaranya juga,” tutur dia.

Saat disinggung apakah kenal direktur PT Kam and Kam, Adjie mengaku kenal. “Secara pribadi kenal tapi enggak terlalu deket. Dikenalin temen – teman,” ujarnya.

Sumber: https://surabaya.liputan6.com/read/4161413/mengaku-korban-memiles-adjie-notonegoro-ikhlaskan-top-up-rp-150-juta

LEAVE A REPLY