Hati-Hati Tawaran Menggiurkan Kartu Diskon/Voucher Kepada Pemilik Kartu Kredit

Hati-Hati Tawaran Menggiurkan Kartu Diskon/Voucher Kepada Pemilik Kartu Kredit

498
0
SHARE

Satu lagi cerita yang kami dapatkan seputar penipuan kartu kredit dengan menggunakan kartu diskon. Untungnya, Ibu Lani, yang merupakan teman dari Ibu Ella Zulaeha yang membagikan cerita ini tidak termakan rayuan menggiurkan sang penipu. Berikut adalah cerita dari Ibu Ella Zulaeha yang kami ambil dari Kompasiana.


Bagi anda pemilik kartu kredit hendaknya berhati-hati bila ada tawaran menggiurkan kartu diskon dari oknum yang mengatasnamakan Visa atau Mastercard . Siapa yang tak tergiur dengan tawaran menarik kartu diskon yang bisa dipakai di merchant-merchant terkenal? Cukup hanya dengan membayar pajak 1 kali saja sebesar 4-5 juta dengan menggunakan kartu kredit anda, maka anda akan memiliki kartu diskon yang bisa dipakai di merchant-merchant yang tersebut pada brosur yang ditawarkan.

2 hari yang lalu seorang teman saya yang tinggal di Bekasi (sebut saja Lani) menceritakan pengalamannya yang hampir saja tertipu. Lani sebagai pemilik kartu kredit Mastercard CIMB Niaga ditawarkan oleh seseorang yang mengaku dari pihak Mastercard berupa kartu diskon.

Menurut si petugas, Lani telah direkomendasikan dari Mastercard karena dianggap sebagai nasabah yang tidak memiliki ‘cacat’ perbankan. Petugas itu menawarkan kartu diskon dan voucher yang bisa digunakan menginap gratis selama beberapa hari di hotel-hotel berbintang, gratis tiket masuk tempat wisata, seperti Dufan, Seaworld atau makan gratis di resto-resto ternama. Syaratnya, Lani cukup membayar member deposit sebesar 5 juta Rupiah dengan menggunakan kartu kredit.

Tanpa rasa curiga, Lani pun tertarik dengan tawaran tersebut. Singkat cerita petugas tersebut mengutus seorang messenger datang ke rumah Lani membawa alat gesek kartu kredit. Saat tiba di rumah, messenger itu memberikan voucher yang dijanjikan sambil memasang alat-alat untuk menggesek kartu kredit. Ia juaga menanyakan jumlah limit kartu kredit Lani. Lani menyebutkan limit kartu kreditnya sebesar 5 juta Rupiah. Petugas itu kemudian menekan sejumlah Rp.4.990.000,- pada alat gesek tersebut.

Messenger itu mengatakan bila dana deposit itu tidak dipakai, maka akan dikembalikan lagi dananya kepada Lani. Ternyata transaksi tersebut gagal. Messenger itu meminta Lani untuk memberikan kartu kredit yang lain, namun masih juga gagal. Kemudian messenger itu menghubungi boss nya dan memberitahukan tentang hal tersebut. Lani diminta untuk berbicara dengan boss nya di Hp. Si boss itu menanyakan apakah kartu kredit Lani telah diaktivasi.

Lani kemudian menelpon customer service CIMB Niaga menanyakan kejelasannya mengapa transaksi kartu kredit tersebut gagal. Pihak CIMB Niaga menjelaskan bahwa memang ada transaksi yang masuk namun gagal karena limit yang dimiliki Lani hanya sebesar 4 juta Rupiah saja.

Lani juga menanyakan apakah benar CIMB Niaga ada kerjasama dengan merchant-merchant yang ada di brosur yang diberikan petugas itu. Dan ternyata CIMB Niaga tidak pernah ada kerjasama dengan merchant-merchant yang disebutkan itu. Lani langsung tersadar bahwa ia menjadi korban penipuan. Bersyukur transaksi tersebut gagal. Selamatlah Lani dari rencana penipuan yang berkedok voucher dan kartu diskon tersebut.

Ternyata modus penipuan seperti ini mulai marak lagi terjadi. Penipuan ini juga terjadi juga di Jawa Tengah. Dari sebuah blog yang saya baca di sini yang juga memiliki pengalaman serupa nyaris menjadi korban penipuan dari oknum yang mengatasnamakan pihak dari Visa atau Mastercard.

Hati-hati Penawaran Kartu Diskon Kepada Pemilik Kartu Kredit http://yusuf3x.blogspot.com/2011/12/hati-hati-penawaran-kartu-diskon-kepada.html Pak Yusuf ini juga nyaris menjadi korban penipuan berkedok kartu diskon dengan iming-iming menggiurkan. Bedanya pak Yusuf ini diminta membayar pajak sebesar 4 juta Rupiah per tahun. Menurut petugas itu, karena pak Yusuf telah direkomendasikan oleh Visa Mastercard, maka cukup membayar sebesar 4 juta untuk seumur hidup. Pak Yusuf bisa mengangsur sampai 24 bulan tanpa bunga. Setelah mereka akan memantau penggunaan kartu diskon pak Yusuf selama 12 bulan. Seandainya kartu diskon itu jarang digunakan, maka kartu itu akan ditarik kembali dan uang pak Yusuf akan dikembalikan 100%.

Dari pengalaman mereka yang nyaris menjadi korban penipuan kartu diskon atau voucher ini, hendaklah bagi anda pemilik kartu kredit lebih berhati-hati. Jangan sampai terlena dengan bujuk rayu petugas yang mengatasnamakan Visa atau Mastercard yang mengatakan telah merekomendasikan anda mendapat fasilitas kartu diskon atau voucher gratis.

Selamat Tahun Baru 2012.

LEAVE A REPLY