Cerita calon jemaah gagal berangkat umroh usai setor Rp 29 Juta ke...

Cerita calon jemaah gagal berangkat umroh usai setor Rp 29 Juta ke Nazaret Tour

470
0
SHARE

Merdeka.com – Dedeh Suhaedah (58) korban travel bodong Nazaret Bagindo Corpora hanya bisa pasrah. Dia menunggu pemulangan uang biaya umroh yang dibayarkannya penuh sebesar Rp 29 juta pada awal tahun 2017 lalu.

Setelah gagal berangkat di akhir Desember 2017 lalu, Dedeh, tak lagi mengharapkan janji manis yang terus disampaikan manajemen Nazaret Travel. Ia mendaftar umrah bersama sang suami Sutjipto (60).

“Benar-benar kecewa, kita mau ibadah malah ditipu. Pasrah saja, semua ada hikmahnya buat saya dan keluarga,” kata ibu empat anak ini saat ditemui di kediamannya Jalan Raya Legoso, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (28/3).

Dedeh mengungkapkan, saat itu tertarik mendaftar umroh di Nazaret Bagindo Corpora, karena mendengar pengalaman mantan jemaah yang berangkat dengan biaya murah.

“Saya tahu dari teman di perkumpulan ibu-ibu arisan, memang benar dia itu berangkat. Dia cerita meskipun murah fasilitas dan pelayanannya bagus. Dia cerita hotelnya dekat ke masjid, makanannya juga enak, pokoknya bagus,” kata nenek tiga cucu ini.

Dari cerita keberhasilan itulah, kemudian dia mengajak sang suami Sutjipto untuk mendaftar.

“Saya cerita ke suami dia setuju, akhirnya saya mendaftar dan langsung bayar cash ke kantor Nazaret,” kata dia.

Saa itu, sekira awal tahun 2017, Dedeh dan Sutjipto akhirnya membayar penuh biaya perjalanan umroh ditawarkan Nazaret sebesar Rp 14,5 juta per orang. Dari pembayaran di awal Tahun 2017, keduanya dijanjikan akan berangkat pada 26 Desember 2017.

“Saya cash Rp 29 juta untuk berdua, kami fikir sudah seusia ini ada sedikit tabungan mending buat ibadah. Mau cari apalagi buat urusan dunia mah,” ujar dia.

Saat itu, Dedeh dan suami mengaku tak berfikir macam-macam. Dia yakin dan percaya bahwa Nazaret mampu mengantarkanya ibadah ke Tanah suci.

“Bagaimana ya, saya tahu kok teman saya enggak bohong, karena percaya omongan dia dan itu sudah dia buktikan. Akhirnya saya daftar. Enggak terfikir mengecek kebenaran travelnya, izinnya, atau hal hal lain. Saya tahu kantornya, saya saksikan teman-teman saya berangkat melalui travel itu,” tukasnya.

Dia berharap, polisi segera menangkap pimpinan Nazaret tour travel, Hayat Hidayat selaku pemilik Nazaret tour travel bodong tersebut.

“Saya berdoa siang malam supaya bisa tetap umroh, kalau begini jalannya saya ikhlas. Tapi saya pengen pemilik Nazaret ditangkap dan dihukum berat. Tega orang mau ibadah ditipu,” katanya.

Menurut dia, ada belasan jemaah lain yang dia kenal dalam kelompok arisan ibu-ibu di lingkunganya yang tertipu biro Nazaret travel.

“Termasuk orang yang menceritakan ke kami itu tertipu, dia daftar untuk 3 karyawannya. Terus ada belasan lainya termasuk saya,” tandasnya.

Sumber Mc: https://www.merdeka.com/peristiwa/cerita-calon-jemaah-gagal-berangkat-umroh-usai-setor-rp-29-ke-nazaret-tour.html

LEAVE A REPLY