    {"id":2834,"date":"2021-06-03T09:55:28","date_gmt":"2021-06-03T02:55:28","guid":{"rendered":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/?p=2834"},"modified":"2021-06-03T16:26:56","modified_gmt":"2021-06-03T09:26:56","slug":"2-direksi-csi-divonis-7-tahun-penjara-denda-rp-12-miliar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/2-direksi-csi-divonis-7-tahun-penjara-denda-rp-12-miliar\/","title":{"rendered":"2 Direksi CSI Divonis 7 tahun Penjara, Denda Rp 12 Miliar"},"content":{"rendered":"<p><strong>CIREBON<\/strong>\u00a0\u2013 Dua direksi PT Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI) Imam Santosa dan M Yahya divonis 7 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (3\/8). Vonis itu dibacakan Ketua Majelis Hakim, Merry Taat Anggarasih.<\/p>\n<p>\u201cKedua terdakwa telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana bersama-sama melakukan kegiatan penghimpunan dana dalam bentuk simpanan atau investasi berdasarkan prinsip syariah tanpa izin dari Bank Indonesia dan secara bersama-sama melakukan pencucian uang,\u201d ucap Merry dalam membacakan putusan.<\/p>\n<div class=\"majalahpro-core-banner-insidecontent majalahpro-core-center-ads\">\n<div id=\"div-gpt-ad-in-article-1\" data-google-query-id=\"COuNh8K0-vACFQgFtwAdrLQDpw\">\n<div id=\"google_ads_iframe_\/21830303910\/radarcirebon.com\/in-article-1_0__container__\">\u201cKarena perbutannya tersebut terdakwa dikenakan penjara 7 tahun subsider 5 bulan dan denda sebesar Rp 12 miliar,\u201d lanjut Merry.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Dalam putusan tersebut, majelis hakim menjelaskan bahwa yang sekarang menjadi terpidana adalah kedua petinggi CSI, yakni Iman dan Yahya. Namun, tidak berkaitan dengan koperasi yang bersangkutan.<\/p>\n<p>Jumadi, humas Pengadilan Negri Sumber menjelaskan, yang menjadi terpidana adalah dua orang yang bersangkutan. Namun, tidak menyinggung soal mengenai status koperasi itu sendiri legal atau tidak.<\/p>\n<p>\u201cIngat, putusan ini hanya pada Iman dan Yahya. Bukan pada status koperasinya. Artinya bahwa keputusan ini tidak menyinggung mengenai koperasi, karena yang didakwakan bukan koperasinya. Akan tetapi hanya berkaitan dengan tindak pidana yang dilakukan dua orang ini (kedua direksi, red),\u201d tagasnya.<\/p>\n<p>Jumadi juga menjelaskan, dalam sidang lanjutan kali ini ada barang bukti sekitar 1.168 item dirampas untuk negara. Selanjutnya dilakukan penilangan dan hasilnya dikembalikan kepada para nasabah secara proporsional.<\/p>\n<div class=\"majalahpro-core-banner-insidecontent majalahpro-core-center-ads\">\n<div id=\"div-gpt-ad-in-article-2\" data-google-query-id=\"CMyPh8K0-vACFQgFtwAdrLQDpw\">\n<div id=\"google_ads_iframe_\/21830303910\/radarcirebon.com\/in-article-2_0__container__\">\u201cMaksudnya ini ada barang tidak bergerak dengan barang bergerak. Kalau uang yang dirampas akan dikembalikan kepada para nasabah secara profesional dan ada juga satu bidang tanah dikembalikan,\u201d katanya.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Sumber:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.radarcirebon.com\/2017\/08\/03\/2-direksi-csi-divonis-7-tahun-penjara-denda-rp-12-miliar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.radarcirebon.com\/2017\/08\/03\/2-direksi-csi-divonis-7-tahun-penjara-denda-rp-12-miliar\/<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CIREBON\u00a0\u2013 Dua direksi PT Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI) Imam Santosa dan M Yahya divonis 7 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (3\/8). Vonis itu dibacakan Ketua Majelis Hakim, Merry Taat Anggarasih. \u201cKedua terdakwa telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana bersama-sama melakukan kegiatan penghimpunan dana dalam bentuk simpanan atau investasi berdasarkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2835,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false},"categories":[226,597,593],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2834"}],"collection":[{"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2834"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2834\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2836,"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2834\/revisions\/2836"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2835"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2834"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2834"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2834"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}