    {"id":1667,"date":"2018-03-12T10:42:33","date_gmt":"2018-03-12T03:42:33","guid":{"rendered":"http:\/\/penipuankeuangan.com\/?p=1667"},"modified":"2018-03-12T10:58:05","modified_gmt":"2018-03-12T03:58:05","slug":"tipu-jemaah-umrah-bos-pt-arca-perkasa-makassar-jadi-tersangka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/tipu-jemaah-umrah-bos-pt-arca-perkasa-makassar-jadi-tersangka\/","title":{"rendered":"Tipu jemaah umrah, bos PT Arca Perkasa Makassar jadi tersangka"},"content":{"rendered":"<p>Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel menetapkan dua pimpinan perusahaan travel umroh, PT Arca Perkasa sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan dana calon jemaah. Keduanya adalah Muhammad Arsyad SE (26), warga\u00a0<b>Makassar<\/b>\u00a0selaku direktur travel tersebut dan Haryadi (29), warga Kabupaten Bone selaku komisaris.<\/p>\n<div id=\"section_terkait\">\n<p>Keduanya kini ditahan di Mapolda Sulsel setelah ditangkap di lokasi berbeda pada Selasa (12\/9). Muhammad Arsyad ditangkap di Palu, Sulawesi Tengah dan Haryadi ditangkap di Ternate, Maluku Utara.<\/p>\n<\/div>\n<p>Modus keduanya melakukan biaya umroh murah sebesar Rp 14 juta ke calon jemaah berjumlah 76 orang yang mendaftar di travel tersebut sejak tahun 2014. Calon jemaahnya berasal dari beberapa daerah di Sulsel dan di wilayah Kalimantan.<\/p>\n<p>&#8220;Kasus penipuan, penggelapan dana sebesar Rp 1 miliar lebih ini dari 76 calon jemaah umroh berdasarkan laporan Henny Katili, warga Makassar yang bertindak sebagai pengepul atau agen penjaring calon jemaah umroh. Hal ini dilaporkan karena calon jemaah umroh yang tadinya dijanji berangkat Mei 2017 namun hingga hari ini belum satu pun di antara mereka yang diberangkatkan,&#8221; kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani saat di Mapolda Sulsel, Rabu, (13\/9).<\/p>\n<p>Dicky mengatakan, PT Arca Perkasa Makassar ini adalah travel bodong. Beroperasi tanpa izin dari Kanwil Kemenag Sulsel. Suatu hari, perusahaan ini berusaha memberangkatkan beberapa calon jemaah. Namun ditahan oleh petugas bandara Internasional Sultan Hasanuddin karena ketahuan tiket yang dipegang calon jemaah palsu.<\/p>\n<p>Korban-korban penipuan modus umroh murah layaknya modus Firts Travel ini ada yang melapor ke Polda Sulsel, ke Polrestabes Makassar dan Polres Bone.<\/p>\n<p>&#8220;Kasus ini masih terus didalami, bisa saja akan menyusul tersangka lain selain dua orang ini misalnya Henny Katili sendiri karena dia masuk kelompok penjaring calon jemaah umroh. Atas perbuatannya, Muhammad Arsyad dan Haryadi disangkakan melanggar pasal 372-378 KUHP ancaman pidana penjara 5 tahun ke atas,&#8221; kata Kombes Polisi Dicky Sondani.<\/p>\n<p>Muhammad Arsyad mengatakan, kasus ini karena kesalahan managemen dengan mematok setoran dana calon jemaah sangat murah. Pihak managemen berharap dengan konsep subsidi silang di antara calon jamaah itu berhasil.<\/p>\n<p>&#8220;Pengelolaan harusnya subsidi silang antar kelompok calon jemaah tapi gagal karena ternyata tidak ada kelompok calon jemaah umroh lain yang mendaftar sehingga kami berusaha mencari solusi lain di luar umroh demi memberangkatkan calon jemaah. Tapi karena kondisi terlanjur pecah, kami menyerah. Dana pun sudah habis untuk pengurusan,&#8221; kata Arsad.<\/p>\n<p>Pengakuannya, sebenarnya PT Arca Perkasa Makassar punya kantor yang disewa di Jalan Batua Raya, Makassar, tahun 2014 2015 setelah dapat izin dari Kemenkum HAM. Tapi memang tidak punya izin resmi berangkatkan jemaah umroh dari Kanwil Kemenag Sulsel karena statusnya nempel di salah satu perusahaan travel besar.<\/p>\n<p>Sumber :\u00a0<a href=\"https:\/\/www.merdeka.com\/peristiwa\/tipu-jemaah-umrah-bos-pt-arca-perkasa-makassar-jadi-tersangka.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.merdeka.com\/peristiwa\/tipu-jemaah-umrah-bos-pt-arca-perkasa-makassar-jadi-tersangka.html<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel menetapkan dua pimpinan perusahaan travel umroh, PT Arca Perkasa sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan dana calon jemaah. Keduanya adalah Muhammad Arsyad SE (26), warga\u00a0Makassar\u00a0selaku direktur travel tersebut dan Haryadi (29), warga Kabupaten Bone selaku komisaris. Keduanya kini ditahan di Mapolda Sulsel setelah ditangkap di lokasi berbeda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1668,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false},"categories":[373,220],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1667"}],"collection":[{"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1667"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1667\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1671,"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1667\/revisions\/1671"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1668"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1667"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1667"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/uangpedia.com\/penipuankeuangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1667"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}