Cerita seorang teman yang mangaku punya kenalan Bule yang naksir sama dia, hingga tuh bule kirim Kado segala yang ujungnya kado berupa paket tsb. akan tetapi paket tersebut nyangkut di bea Cukai, biasanya ada orang yang akan menghubungi si cewek tersebut agar bisa mengurusi paket yang nyangkut tsb.
Biaya yang harus dikeluarkan teryata banyak juga ada yang 6 juta hingga puluhan juta, agar paket tsb bisa lolos dari bea cukai, padahal semua ini hanyalah drama alias penipuan yang dilakukan oleh si Bule dan temen2nya. teryata kejadian ini sdh banyak sekali. dan salah satunya dari temen2 saya sendiri.
Biasanya kalo paketnya ngga kita urus si bule akan kirim email dan marah2 krn paketnya tidak di urus padahal semua itu hanya akal2an saja. jadi hati hatilah
Kasus lainnya yang mirip adalah dari website lain ini saya copykan buat anda.
HATI-HATI PENIPUAN ATAS NAMA CINTA OLEH PRIA BULE.
Cinta sering kali membuat wanita mabuk kepayang. Atas nama cinta juga, seorang perempuan sering rela berbuat apa saja.
Kondisi ini rupanya ‘menginspirasi’ penipu untuk menguras harta benda si perempuan.
Baru-baru ini, penipuan dengan kedok percintaan marak di internet. Korbannya, kebanyakan wanita single yang sudah berumur. Saat detikcom menyambangi milis perempuan www.conectique.com, Senin (30/8/2010), para perempuan ini mencurahkan hatinya.
Vivi, misalnya. Dalam milis tersebut, Vivi kaget karena ternyata tidak hanya dirinya yang tertipu. vivi mengaku telah kehilangan uang US$ 7.000 atau Rp 63 Juta untuk seorang lelaki bule asal Inggris bermana Jason L yang dikenalnya di dunia maya.
“Saya berkenalan sama cowok UK dia bernama JASON L dia duda anak 2. Dia kirimkan paket buat saya, tapi tertahan di Malaysia. Isinya perhiasan, uang dan lain-lain. Dan saya benar-benar tertipu, saya kehilangan uang US$ 7.000,” begitu tulis Vivi pada 24 April lalu.
Setelah mengirimkan uang sebanyak itu, Vivi berusaha mengonfirmasi kebenaran paket-paket tersebut melalui situs kargo yang disebut Jason. Hasilnya, semua barang yang disebutkan Jason tercatat dan telah terkirim ke alamatnya.
“Tapi heran kenapa saya cek di www.unidelivery.com semuanya tercatat bahwa barang itu memang terkirim dan saya juga cek di operation@unidelivery.com untuk komplain barang yang nggak nyampai, tapi memang benar-benar penipu ulung,” kata Vivi.
Cerita Vivi ini mirip dengan apa yang dialami Rika, seorang perempuan single. Rika memang tidak kehilangan uang sebanyak vivi, namun uang Rp 14 juta yang dikirimkan kepada penipu itu adalah uang pinjaman.
Rika mengaku mengenal pria bule bernama William lewat Yahoo Messenger (YM). Saat ber-chatting ria, si pria ini terus-menerus melancarkan rayuan-rayuannya kepada Rika hingga membuatnya terlena. Tak lama, Si William mengajak Rika berhubungan serius. Untuk membuktikan keseriusannya, William menjanjikan Rika perhiasan yang akan dikirimkan ke Indonesia.
Setelah perbincangan dengan William soal paket tersebut, tak lama, Rika ditelepon oleh seseorang yang mengaku dari perusahaan kargo di Malaysia. Orang berlogat melayu itu meminta Rika membayar pajak Rp 14 juta agar paket bernilai Rp 100 juta itu bisa dikirimkan kepadanya, karena paketnya tertahan di Malaysia karena persoalan pajak.
Entah terhipnotis atau terlena, Rika pun lalu mentransfer uang sesuai permintaan. Namun ternyata uang sebanyak itu belum cukup. Rika masih harus membayar sekitar Rp 20 juta lagi karena orang dari kargo itu mengatakan, paket dari Willy itu juga berisi uang puluhan ribu ribu Poundsterling.
Seorang perempuan dengan nama di milis Bunda Hasian juga menceritakan pengalaman keponakannya yang tertipu seperti Vivi dan Rika. Bahkan keponakan Bunda Hasian itu mengalami kerugian lebih parah dari Vivi dan Rika. Dari pengakuannya, wanita malang itu sudah kehilangan uang lebih dari Rp 300 juta.
“Benar-benar ngeri, keponakan saya mengalami penipuan berkedok cinta di internet. Dia kenal dengan bule ngaku asal UK. 2 bulan kenal, bule itu kirim laptop, uang, dan tertahan di Kuala Lumpur (KL). Nggak lama ditelepon orang untuk minta pajak. Akhirnya kalau di hitung-hitung sudah keluar uang Rp 300 jutaan,” tulis Bunda Hasian dalam milis.
Bunda Hasian dan keluarga mengaku sudah mengingatkan keponakannya itu. Namun entah kenapa, sang keponakan masih saja mengirimkan uang untuk pria bule yang tidak tahu juntrungannya itu.
“Kami sekeluarga sudah peringatkan dia tapi sampai ini hari pun masih ngeyel,” katanya.
Modus penipuan seperti ini masih terus terjadi hingga bulan Agustus 2010 ini. Di milis www.conectique.com, sebagian pemberi testimoni mengaku menjadi target operasi. Sebagian tertipu dan sebagian lagi selamat. Waspada! (ken/asy)- detiknews.com
saya jg punya pengalaman buruk ni ma kenalan bule yg mengaku tentara inggris lg tugas di Irak…awalnya aku senang aja krn dia sgt sopan dan selama kontek sama aku gak pernah bcra jorok..dia blg tgsnya akan berakhir bulan desember pertengahan dan merencanakan utk dtg ke indonesia pd akhir desembr, dia mengaku bernama brigadir JACKY LUCKARD anak tunggal berstatus duda dan memiliki 2 org anak keduanya perempuan bernam SARAH dan lupa namanya berusia 12 dan 10 thn yg saat ini sdg sekolah militer d inggris d bawah goverment care. setelah bbrp lama dia mulai bcra lbh serius dan bertanya apakah aku bs d percaya, aku blg IYA AKU BISA DIPERCAYA, dan dia bilang kalo dia memiliki $250 milion dolar dan mau di titipkan ke aku, dia juga mengirimkan aku 1 set berlian yg akan dikirim menggunakan jasa diplomatic imunity, saat itu semua meyakinkan..dan jika uang itu sdh kutrima aku blh menggunakan $1 million untuk kebutuhan pribadi..sisanya aku disuruh simpan sampai dia dtg bulan desember. bbrp hr kemudian sang diplomat tlp aku dari jakarta bilang kl aku harus transfer uang 51 jt rupiah utk biaya mengeluarkan brg d bandara…permintaan langsung aku tolak dan aku blg tidak akan membayar sepeserpun..aku brni menolak krn malam seblm diplomat itu tlp, gak sengaja aku browsing tentang bule2 gt dech dan menemukan artikel tentang kejahatan bule berkedok cinta..waw ceritanya mirip banget dgn yg aku alami. Tuhan masih sangat sayang sama aku, justru menolong aku di saat yg tept…alhamdulillah. dia gagal memperdaya aku.




