Mengenal Risiko dalam Asuransi

2116
1
BAGIKAN

Salah satu pengertian asuransi adalah suatu pelimpahan risiko dari pihak pertama kepada pihak lain. Sedangkan, pengertian ‘risiko’ dalam asuransi adalah “ketidakpastian akan terjadinya suatu peristiwa yang dapat menimbulkan kerugian ekonomis”.Dalam hubungannya dengan asuransi, kita perlu mengerti paling tidak dua hal yaitu jenis-jenis risiko yang ada dan risiko apa saja yang bisa diasuransikan.

Jenis Risiko

Paling tidak ada empat jenis risiko yang ada yaitu:

1. Risiko murni

Risiko murni adalah risiko yang akibatnya hanya ada 2 kemungkinan yaitu rugi dan impas. Contoh dari risiko ini adalah pencurian, kecelakaan atau kebakaran. Jika suatu pencurian terjadi, maka hanya ada dua kemungkinan hasil. Pertama adalah rugi. Kemungkinan ini terjadi apabila barang yang dicuri hilang sebagian atau bahkan hilang semua. Kedua adalah impas, yaitu ketika barang yang dicuri berhasil kembali utuh.

2. Risiko spekulatif

Risiko spekulatif adalah risiko yang akibatnya ada 3 kemungkinan yaitu: rugi, untung, dan impas. Contoh dari risiko ini adalah pembelian saham. Ketika membeli saham, ada tiga kemungkinan yang bisa terjadi yaitu: rugi ketika haraga saham turun, untung ketika harga saham naik dan impas ketika harga saham tetap. Risiko ini ada di semua instrument investasi.

3. Risiko partikular

Risiko partikular adalah risiko yang berasal dari individu dan dampaknya lokal. Contoh dari risiko ini adalah pesawat jatuh, tabrakan mobil dan kapal kandas. Ketika terjadi tabrakan mobil, akan disebut risiko particular jika penyebabnya adalah individu dan dampaknya tidak terlalu luas.

4. Risiko fundamental

Risiko fundamental adalah risiko yang bukan berasal dari individu dan dampaknya luas. Contoh dari risiko ini adalah risiko kerugian yang diakibatkan oleh angin topan, gempa bumi dan banjir.

Risiko apa saja yang bisa diasuransikan

Kita harus menyadari bahwa tidak semua risiko bisa diasuransikan. Dari keempat jenis risiko di atas secara umum hanya ada dua risiko yang bisa diasuransikan yaitu risiko murni dan risiko particular. Kadang kala, risiko fundamental bisa juga diasuransikan tetapi perlu penegasan secara eksplisit

Hasil terbaik Asuransi adalah Impas

Risiko murni hanya bisa memiliki kemungkinan rugi dan impas. Ini berarti hasil terbaik yang bisa diberikan oleh asuransi adalah impas. Jika ada asuransi yang bisa mendatangkan keuntungan secara materi, berarti keuntungan tersebut tidak berasal dari asuransi tetapi dari bagian tabungan atau investasi.

Oleh karena itu, kita harus mengubah cara pandang kita. Ketika mengambil asuransi kita harus menyadari bahwa hasil terbaik kita dari asuransi adalah impas. Keuntungan dari sisi keuangan senantiasa dihasilkan dari bagian lainnya.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR