Memahami 8 tahapan Proses Klaim Asuransi Kebakaran

3324
0
BAGIKAN

Bagian terpenting dalam Asuransi adalah mendapatkan pergantian dari perusahaan Asuransi. Oleh karena itu, Anda harus mengerti dengan detil proses yang akan dilewati mulai dari mengajukan klaim sampaimendapatkan penggantian.

Pada Asuransi Kebakaran paling tidak ada delapan (8) tahapan proses yang harus dilewati. Di bawah ini adalah penjelasan dari tahapan proses klaim.

1. Pemberitahuan

Anda harus segera melaporkan kejadian kepada penanggung (pihak asuransi). Laporan pendahuluan ini bisa disampaikan secara lisan, surat, faximile, dan lain-lain.

2. Laporan kerugian

Selanjutnya Anda harus mengisi laporan/keterangan tertulis yang memuat hal-ikhwal yang Anda ketahui mengenai kerugian/kerusakan yang diakibatkan oleh peristiwa tersebut. Formulir yang disiapkan oleh pihak asuransi ini berisi:

  • Tempat, tanggal dan waktu terjadinya kebakaran/kerusakan
  • Penyebab kebakaran/kerusakan
  • Besarnya kerugian menurut taksiran tertanggung yang dilengkapi dengan segala sesuatu yang terbakar, musnah, hilang, rusak, dan terselamatkan
  • Informasi lainnya yang menurut tertanggung perlu disampaikan kepada pihak asuransi

3. Menyerahkan Dokumen pendukung klaim

Anda harus menyerahkan dokumen pendukung klaim kepada penanggung, misalnya buku-buku catatan, foto-foto kerugian, laporan dari BMG dan sebagainya.

4. Penelitian polis

Setelah menerima pemberitahuan adanya kerugian, perusahaan asuransi akan melakukan penelitian mengenai validitas polis. Paling tidak ada tiga informasi yang akan dicari dalam tahap ini, yaitu:

  • Apakah penanggung memiliki kepentingan atas obyek yang mengalami kebakaran/kerusakan
  • Apakah kebakaran/kerusakan terjadi dalam masa waktu pertanggungan
  • Apakah premi telah dilunasi/dibayar

5.  Penelitian klaim

Setelah memastikan polis valid, perusahaan asuransi akan melakukan penelitian di lapangan untuk mengetahui peristiwa yang sesungguhnya. Paling tidak ada lima informasi yang dicara, yaitu:

  • Penyebab terjadinya kebakaran/kerusakan
  • Tempat terjadinya kebakaran/kerusakan
  • Jumlah kerugian yang dialami (taksiran)
  • Jumlah harga sisa dari bangunan/barang/mesin yang tidak terbakar/rusak (taksiran)
  • Jika Anda kebetulan berada di tempat pada saat terjadinya peristiwa, maka Anda wajib:
    • Menyelamatkan dan menjaga harta benda yang dipertanggungkan dan atau kepentingan yang dipertanggungkan, serta mengijinkan orang lain menyelamatkan dan menjaga harta benda atau pun aset berharga Anda lainnya.
    • Memberi bantuan sepenuhnya kepada pihak asuransi atau wakilnya atau pihak lain yang ditunjuknya untuk melakukan penelitian atas kerugian dan kerusakan yang terjadi.
    • Menjaga keselamatan harta benda dan atau kepentingan yang dipertanggungkan yang masih bernilai.

6.  Penunjukan Loss Adjuster

Dari hasil penelitian, akan diketahui apakah klaim merupakan kasus sederhana atau kompleks. Bila sederhana, maka klaim akan ditangani sendiri oleh perusahaan. Namun, jika kompleks atau jumlahnya cukup besar atau penanganan klaim akan memakan waktu lama, maka penilaian klaim akan diserahkan kepada Loss Adjuster yang ditunjuk oleh perusahaan asuransi dengan memberitahukan kepada Anda.
Anda harus membantu Loss Adjuster ini dengan menyediakan dokumen-dokumen pendukung klaim.

7.  Penyampaian

Ketika klaim dianggap valid, perusahaan asuransi akan memberitahukan kepada Anda jumlah ganti rugi yang dibayar atau yang menjadi tanggung jawab perusahaan asuransi. Tetapi bila klaim dinyatain invalid, maka penanggung akan memberitahukan kepada tertanggung bahwa klaim ditolak disertai alasannya.
Jika jumlah ganti rugi yang dibayarkan tidak Anda sepakati, maka Anda berhak menunjuk Loss Accessor untuk menilai ulang kerugian tersebut.

8.  Penyelesaian

Setelah dicapai kesepakatan mengenai jumlah ganti rugi, perusahaan asuransi akan mempersiapkan pembayaran klaim. Perusahaan asuransi akan melaksanakan pembayaran ganti rugi selambat-lambatnya sesuai dengan tenggang waktu yang telah ditetapkan pada polis.

Sumber: http://www.rumah.com/berita-properti/2015/10/110119/bagaimana-proses-klaim-asuransi-kebakaran

TINGGALKAN KOMENTAR