Apakah beda Asuransi Kebakaran dan Asuransi Properti?

1761
0
BAGIKAN

Anda harus mengerti ada perbedaan antara Asuransi Kebakaran dan Asuransi Properti. Asuransi properti dapat melindungi rumah Anda dari berbagai jenis risiko, salah satunya adalah dari musibah kebakaran. Jadi tidak selalu Asuransi Properti melindungi dari risiko kebakaran. Sebaliknya, ada asuransi kebakaran yang terpisah dari asuransi properti.

Di bawah ini adalah penjelasan dari perbedaan asuransi kebakaran dengan asuransi properti.

ASURANSI KEBAKARAN

Asuransi kebakaran menjamin kerugian atau kerusakan harta benda akibat kebakaran dan/atau penyebab lainnya.

1. Polis Standar

Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI) menjelaskan ada 5 risiko yang ditanggung yakni: kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, dan asap.

a. Kebakaran

Ada tiga jenis kebakaran yang termasuk dalam perlindungan ini yaitu:

  • Kebakaran yang diakibatkan oleh menjalarnya api atau panas yang timbul sendiri
  • Kebakaran yang diakibatkan oleh hubungan arus pendek
  • Kebakaran yang terjadi karena kebakaran benda lain di sekitarnya, dengan ketentuan kebakaran benda lain tersebut bukan akibat dari risiko yang dikecualikan dalam polis.

b. Petir

Kerusakan yang secara langsung disebabkan oleh petir. Khusus untuk mesin listrik, peralatan listrik, atau elektronik dan instalasi listrik, kerugian atau kerusakan dijamin oleh polis ini apabila petir tersebut menimbulkan kebakaran pada benda-benda dimaksud.

c. Ledakan

Ledakan yang berasal dari harta benda yang dipertanggungkan pada polis ini atau polis lain yang berjalan serangkai dengan polis ini untuk kepentingan tertanggung yang sama.

d. Kejatuhan pesawat terbang

Kejatuhan pesawat terbang yang dijamin dalam polis ini adalah benturan fisik antara pesawat terbang termasuk helikopter atau segala sesuatu yang jatuh dari padanya dengan harta benda dan atau kepentingan yang dipertanggungkan atau dengan bangunan yang berisikan harta benda dan atau kepentingan yang dipertanggungkan.

e. Asap

Asap yang berasal dari kebakaran harta benda yang dipertanggungkan pada polis ini atau polis lain yang berjalan serangkai dengan polis ini untuk kepentingan tertanggung yang sama.

2. Perluasan Perlindungan

Asuransi kebakaran juga dapat memberikan perluasan perlindungan, antara lain:

  • Kerusuhan, pemogokan, kerugian akibat perbuatan jahat serta huru-hara sesuai dengan versi DAI (Dewan Asuransi Indonesia)
  • Gempa bumi, kebakaran, atau ledakan akibat gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami (polis tersendiri)
  • Biaya pembersihan puing-puing
  • Tanah longsor
  • Gangguan usaha (polis tersendiri)
  • Angin topan, badai, banjir, dan kerusakan karena air
  • Asap dan benturan kendaraan

3. Risiko yang Tidak Dijamin

  • Kebakaran atau ledakan dari api yang timbul sendiri (self combustion) atau api yang timbul dari sifat barang itu sendiri (inherent vice)
  • Kerusakan akibat perang, penyerbuan, aksi musuh asing, dan kegiatan lain sejenisnya
  • Reaksi atau radiasi nuklir atau pencemaran radio aktif

 

ASURANSI PROPERTI (Asuransi Rumah)

Asuransi properti dibedakan dari asuransi kebakaran pada beberapa perusahaan. Sebaliknya, beberapa perusahaan asuransi memasukkan asuransi kebakaran sebagai bagian dari asuransi properti.

Perbedaan asuransi kebakaran dan asuransi property terletak pada jenis perlindungan yang diberikan.

Jika pada asuransi kebakaran risiko yang di luar polis standar (PSAKI) harus membayar tambahan premi maka risiko tambahn ini sudah termasuk pada asuransi properti standar.

Jadi, secara sekilas, terlihat bahwa asuransi properti memberikan perlindungan yang lebih luas daripada asuransi kebakaran. Karena itu, premi pada asuransi properti lebih mahal dibandingkan asuransi kebakaran.

Anda yang harus jeli melihat perbedaan ini jika perlu bertanya dengan detil kepada agen asuransi Anda. Ingat, ada perusahaan asuransi yang sudah memasukkan asuransi kebakaran di dalam asuransi properti, tapi ada juga yang menjualnya secara terpisah.

TINGGALKAN KOMENTAR