Apakah Asuransi Kesehatan Saja cukup?

1259
0
BAGIKAN

Banyak orang merasa bahwa masalah kesehatan mereka akan selesai hanya dengan memiliki Asuransi Kesehatan Saja. Apalagi jika mereka sudah membayar premi yang besar, maka mereka berpikir bahwa mereka tidak perlu mempersiapkan dana cadangan untuk dana kesehatan.

Asuransi Kesehatan memang bisa melindungi dari biaya yang harus dikeluarkan di rumah sakit. Namun, Auransi Kesehatan tidak bisa menyediakan uang tunai yang jumlahnya bisa besar untuk memenuhi kebutuhan yang timbul akibat sakit terutama jika sakitnya termasuk critical Illness seperti jantung, kanker, stroke, dan sejenisnya.

Anda perlu menyadari bahwa baiaya rumah sakit hanya sebagian kecil saja dari baiaya yang harus dikeluarkan ketika mengalami critical illness. Untuk bisa membayangkan besarnya biaya tambahan, selain biaya rumah sakit, yang dikeluarkan perhatikan diagram di bawah ini yang menyatakan 9 jenis biaya yang muncul ketika mengalami criticall illness.

ins2-1

9 biaya yang muncul pada Ctirical Illness:

1. Biaya Pengobatan

Biaya Pengobatan ini sudah ditanggung oleh Asuransi Kesehatan yang dimiliki. Biasanya, hanya biaya pengobatan ini saja yang menjadi pusat perhatian. Padahal kenyataannya masih banyak pos pengeluaran lainnya.

2. Biaya Pengobatan di luar Plafon

Ada kalanya, pengobatan memerlukan biaya lebih besar daripada yang ditanggung oleh pihak Asuransi. Akibatnya, perlu dana yang harus dikeluarkan dari kantong sendiri.

3.  Biaya Pengobatan Alternatif

Setelah pengobatan dari rumah sakit selesai, bisa saja menggunakan pengobatan alternatif untuk mempercepat proses penyembuhan. Ini juga memerlukan biaya.

4.  Income yang hilang selama tidak bekerja

Orang yang kena critical illness tentu saja tidak bisa bekerja sehingga income yang mestinya didapat jika dalam kondisi sehat menjadi hilang.

5.  Income Pasangan/Keluarga yang hilang

Karena pasangan/keluarga harus banyak menemani maka penghasilan yang harusnya mereka dapat menjadi hilang.

6.  Akomodasi & Penginapan perawatan

Ada kalanya pengobatan harus dilakukan di luar kota sehingga memerlukan biaya akomodasi dan penginapan baik untuk yang sakit maupun untuk yang mengantarkan.

7.  Meningkatnya pengeluaran untuk perawatan anak

Jika yang sakit atau mengantarkan memiliki anak kecil maka ketika ditinggal berobat perlu biaya untuk penjaga.

8.  Biaya juru rawat pribadi dan supir

Ketika sakit menjadi semakin parah dan mau tidak mau para penjaga (seperti pasangan dan keluarga) harus mulai kembali bekerja maka diperlukan juru rawat pribadi. Sopir juga akan diperlukan sehingga tidak membuat “repot” keluarga dan pasangan.

9.  Nutrisi Tambahan untuk Penyembuhan

Untuk mempercepat proses penyembuhan seringkali diperlukan nutris tambahan yang harganya tidak murah.

Melihat banyaknya dana yang harus dipersiapkan selain dari biaya rumah sakit maka Anda sebaiknya juga menyediakan dana melalui investasi yang terpisah dengan asuransi. Dengan demikian jika hal buruk terjadi dalam, Anda memiliki investasi selain memiliki Asuransi.

TINGGALKAN KOMENTAR