Algoritma Cara Memilih Saham Bagus

895
0
BAGIKAN

Cara Memilih saham yang bagus adalah salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan oleh para trader maupun investor. Karena tentu trader / investor tidak ingin salah pilih.  Silahkan simak infografis berikut ini yang memaparkan cara memilih saham yang bagus. Di akhir artikel ini akan ada keterangan lebih lengkap.

Tentukan Tujuan Yang anda Inginkan, Trading atau Investasi

Saham yang sama bisa digunakan untuk trading maupun investasi. Namun sebelum anda memilih sahamnya, anda harus menentukan dulu target anda sendiri. Apakah anda akan trading dengan saham tersebut ataukah akan inivestasi dengan saham tersebut. Walau sahamnya sama, namun implikasinya bisa berbeda.

A. Jika untuk Trading

Tentukan metode yang ingin anda pakai. Saya pribadi memakai teknik darvas. Dalam teknik darvas saya harus menentukan posisi resisten. Dan dari sana saya bisa buy on break resisten. Setelah itu saya juga harus menentukan exit point, baik exit dalam kondisi untung (take profit) maupun rugi (cut loss)

Setelah trading plan-nya saya buat, saya menunggu hingga harga sesuai dengan yang saya inginkan.

B. Jika untuk Investasi

Akan banyak pertimbangan sebelum anda memilih saham untuk investasi. Dan mungkin anda harus menghabiskan waktu beberapa jam bahkan beberapa hari atau beberapa minggu memikirkan saham yang anda akan invest.

Beberapa pertimbangan:

1. Apakah saya mengerti bisnis perusahaan

Banyak hal yang berada di luar analisis fundamental dan hanya di mengerti oleh orang yang mengerti bisnis perusahaan tersebut. Kalau anda kurang mengerti ada baiknya bertanya kepada orang yang mengerti atau jangan membeli perusahaan tersebut. Karena resiko berawal dari ketidaktahuan.

2. Apakah kondisi perusahaan sehat

Ini mungkin lebih mudah, anda bisa mencari laporan keuangan emiten dan menganalisa rasio-rasio keuangan emiten seperti rasio hutang, laba, roe dan lain sebagainya.

3. Apakah situasi sektoral bagus

Misal  saat ini perusahaan batubara dan komoditas sedang tertekan sektornya karena harga minyak dunia yang tak kunjung naik. Investor wajib memperhatian kondisi-kondisi ini. Karena saham yang sektorna sedang tertekan sangat sulit naik. Sebagai clue saja, sektor konsumsi selama ini cenderung naik.

4. Apakah situasi persaingan kondusif

Walaupun semua positif namun jika antar perusahaan terlalu bersaing hingga berdarah-darah, hal ini tidak bagus. Misal sektor telko di indonesia yang pada tahun 2004-2009 bersaing luar biasa di iklan TV hingga laba tergerus. Saat ini lebih baik karena sudah banyak yang tumbang.

5. Apakah perusahaan merupakan market leader

Alangkah baiknya memilih market leader karena memilih banyak keunggulan. Produknya sudah dikenal dan memiliki uang (sumber daya) yang tentu lebih banyak.

6. Jika bukan market leader

Anda tentu bisa memilih saham yang bukan market leader,namun pertimbangkan apa kelebihan perusahaan tersebut. Misal mereknya lebih dihormati, teknologi lebih bagus dan lain sebagainya.

Misal saat ini GOJEK adalah pendatang baru, dan OJEK tradisional adalah market leader, namun Gojek mampu membuktikan dirinya sanggup melawan market leader dengan teknologi informasi.

 

TINGGALKAN KOMENTAR